Logo

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi
(Ditjen Vokasi).

Jl. Jenderal Sudirman Gedung E Lantai III Senayan, Jakarta 10270
vokasi@kemdikbud.go.id

Lihat di Google Maps
Profil Kami
Berita
Gulir Ke Bawah
Cari

BBPPMPV Seni dan Budaya Tingkatkan Kompetensi Kepala SMK

23 September 2022 18:59:00Kategori : Berita  
BBPPMPV Seni dan Budaya Tingkatkan Kompetensi Kepala SMK
BBPPMPV Seni dan Budaya Tingkatkan Kompetensi Kepala SMK
BBPPMPV Seni dan Budaya Tingkatkan Kompetensi Kepala SMK
BBPPMPV Seni dan Budaya Tingkatkan Kompetensi Kepala SMK

Surabaya, Ditjen Vokasi -- Berlokasi di Surabaya, Jawa Timur, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya menggelar “Peningkatan Kompetensi Kepala SMK Seni dan Industri Kreatif” yang berlangsung pada 21-27 September 2022.

 

Pasalnya, sebagai unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, BBPPMPV Seni dan Budaya memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi para kepala sekolah pada SMK non-pusat keunggulan (PK) yang sekolahnya membuka program-program keahlian dalam bidang seni budaya. Dengan diselenggarakannya pendidikan dan pelatihan bagi para kepala sekolah tersebut, diharapkan kebijakan program-program terkini dari pemerintah dan implementasinya pada SMK dapat lebih tersosialisasikan. Di samping itu, diharapkan pula jumlah SMK dalam bidang seni budaya yang berkembang menuju sekolah pelaksana program SMK PK semakin bertambah.

 

Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya, Sarjilah, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 88 kepala sekolah dari berbagai penjuru negeri.

 

Sarjilah menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan penguatan terhadap kompetensi yang telah diperoleh oleh kepala sekolah pada pelatihan manajerial kepala sekolah yang pernah diikuti sebelumnya. Selain itu, “Memberikan wawasan dan pengetahuan praktis mengenai kebijakan program-program terkini dari Kemendikbudristek dan implementasinya pada sekolah menengah kejuruan,” ujar Sarjilah.

 

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, menyampaikan transformasi pendidikan vokasi yang kini terus bergulir guna meningkatkan kualitas daya saing menuju kemandirian bangsa. “Yang kita lakukan, transformasi pendidikan, bukan hanya di Indonesia, melainkan di seluruh dunia,” ujarnya.

Kiki pun menekankan kepada para peserta kegiatan untuk mau “berubah”. Persoalannya, “Hanya sering kali kita tidak mau berubah karena ketidakpastian,” tuturnya.

 

Dirjen Kiki menjelaskan, pemerintah kini tengah menggenjot sumber daya secara cepat. “Tugas kita adalah menjadikan anak didik mandiri, bermartabat, dan juga mengabdikan dirinya,” ujarnya.

 

Selain itu, Kiki juga menyampaikan tantangan perubahan mindset guru. “Kepala sekolah harus lebih dulu untuk urusan pendidikan. Kami juga mengubah mindset dengan mempercayai para kepala sekolah mampu memajukan sekolahnya,” tuturnya.

 

Kiki pun menyampaikan perlunya renaisance para guru yang mencakup kreativitas yang menjadi hal utama, menghargai individualitas siswa dalam pembelajaran, menguatkan orientasi siswa, serta menjadi fasilitator. Alhasil, “Dengan transformasi SMK, diharapkan SMK relevan dengan kebutuhan kerja, SMK agile dan responsif, serta SMK yang bangga dan bahagia berkontribusi membangun bangsa,” jelasnya. (Diksi/AP/NA)

Komentar ( 0 )
Beri Komentar

01.